Umum

Tragedi Kabul: Rumah Sakit Dihantam Bom, Ratusan Korban Jiwa

276
×

Tragedi Kabul: Rumah Sakit Dihantam Bom, Ratusan Korban Jiwa

Share this article

ENTERJATIM.COM – KABUL, 17 Maret 2026 – Sedikitnya 400 orang dilaporkan tewas setelah serangan udara yang diduga dilakukan oleh militer Pakistan menghantam sebuah rumah sakit di Kabul, Afghanistan. Serangan ini disebut sebagai salah satu insiden paling mematikan dalam sejarah Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut pemerintah Taliban di Afghanistan, serangan udara terjadi pada Senin malam sekitar pukul 21.00 waktu setempat dan menghantam sebuah rumah sakit rehabilitasi narkoba di ibu kota Kabul yang menampung ratusan pasien. Bangunan rumah sakit dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat serangan tersebut.

Disadur dari halaman website Reuters, selain korban tewas yang mencapai ratusan orang, sekitar 250 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Banyak korban merupakan pasien yang sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan tersebut ketika serangan terjadi.

Pemerintah Taliban mengecam keras serangan tersebut dan menuduh Pakistan bertanggung jawab atas pemboman fasilitas sipil. Mereka menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan Afghanistan.

Namun demikian, pihak Pakistan membantah tuduhan tersebut. Pemerintah Pakistan menyatakan bahwa serangan udara yang dilakukan militernya ditujukan pada target militer dan fasilitas yang diduga terkait kelompok militan, bukan infrastruktur sipil seperti rumah sakit.

Ketegangan Afghanistan–Pakistan Memanas

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya konflik bersenjata antara Afghanistan dan Pakistan sejak awal 2026. Kedua negara saling menuduh memberikan perlindungan kepada kelompok militan yang beroperasi di wilayah perbatasan.

See also  Diskominfo Jatim Gelar Forum Pemerintah Digital, Siapkan Jatim sebagai 'Gerbang Baru Nusantara

Pakistan sebelumnya menyatakan bahwa serangan militer di Afghanistan dilakukan untuk menargetkan kelompok militan seperti Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) yang dituding beroperasi dari wilayah Afghanistan. Sementara pemerintah Taliban membantah tuduhan tersebut dan menyebut konflik ini sebagai bentuk agresi terhadap kedaulatan Afghanistan.

Serangan terhadap rumah sakit di Kabul ini diperkirakan akan memperburuk hubungan kedua negara dan meningkatkan ketegangan keamanan di kawasan Asia Selatan. Para pengamat juga mengkhawatirkan bahwa konflik yang semakin meluas dapat memicu krisis kemanusiaan baru di Afghanistan yang selama ini sudah menghadapi berbagai masalah sosial dan ekonomi. (HKD)