Ekonomi

Emas Antam di Rp2,8 Jutaan, Harga Cenderung Stabil Meski Pasar Fluktuatif

328
×

Emas Antam di Rp2,8 Jutaan, Harga Cenderung Stabil Meski Pasar Fluktuatif

Share this article

ENTERJATIM.COM – JAKARTA, 31 Maret 2026 — Harga emas bertahan di kisaran tinggi pada perdagangan Selasa, dengan pelaku pasar menimbang meningkatnya risiko geopolitik serta prospek kebijakan suku bunga global yang masih ketat.

Di pasar domestik, emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk diperdagangkan di kisaran Rp2,84 juta hingga Rp2,89 juta per gram, mencerminkan pergerakan yang relatif stabil setelah sempat terkoreksi dalam beberapa sesi sebelumnya.

Sementara itu di pasar internasional, harga emas bergerak fluktuatif seiring penguatan dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah, yang cenderung membatasi kenaikan logam mulia tersebut. Namun, permintaan aset safe haven tetap menopang harga di tengah ketidakpastian geopolitik global.

“Emas saat ini berada dalam tarik-menarik antara tekanan suku bunga tinggi dan meningkatnya permintaan lindung nilai,” ujar seorang analis komoditas di pasar Asia.

Pelaku pasar juga mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu stabilitas energi global. Kondisi ini meningkatkan minat investor terhadap aset aman, termasuk emas, meskipun volatilitas jangka pendek masih terjadi.

Di sisi lain, ekspektasi bahwa bank sentral utama dunia akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama menjadi faktor penahan bagi reli emas. Suku bunga yang tinggi meningkatkan opportunity cost memegang emas, yang tidak memberikan imbal hasil.

Fokus pada Data dan Kebijakan The Fed

See also  Ekspansi Besar Emdeki Utama: Dari Desulphuriser hingga Pallet Plastik Mulai Produksi 2025

Perhatian investor kini tertuju pada arah kebijakan moneter Federal Reserve serta data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis dalam waktu dekat. Setiap sinyal pelonggaran atau pengetatan lanjutan berpotensi memicu pergerakan signifikan pada harga emas.

Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor penting dalam menentukan harga emas domestik.

Outlook

Dalam jangka pendek, analis memperkirakan harga emas akan tetap bergerak dalam rentang terbatas dengan kecenderungan volatil. Risiko geopolitik dan arah kebijakan moneter global akan menjadi katalis utama pergerakan harga.

Jika ketegangan global meningkat atau ekspektasi penurunan suku bunga menguat, harga emas berpotensi kembali menguat. Sebaliknya, penguatan dolar dan kenaikan yield obligasi dapat menekan harga lebih lanjut. (BOJ)