BisnisEkonomiLifestylePemerintahanPendidikanPolitikUmum

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT, Perkuat Kerja Sama Investasi dan Industri di Jawa Timur

211
×

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT, Perkuat Kerja Sama Investasi dan Industri di Jawa Timur

Share this article

ENTERJATIM.COMSIDOARJO, 8 APRIL 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membahas penguatan kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari investasi, industri, energi terbarukan, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) saat menerima kunjungan kerja Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia HE. Mr. Wang Lutong di Gedung VIP Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Selasa (7/4).

Dalam pertemuan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa hubungan kerja sama antara Jawa Timur dan Tiongkok terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dalam sektor investasi. Salah satunya, rencana hari ini akan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan pabrik melamin di Gresik serta kunjungan ke wisata Bromo.

“Kunjungan Dubes RRT untuk Indonesia merupakan sesuatu yang sangat penting bagi Jatim sebab investasi di Jatim harus terus tumbuh termasuk wisata Bromo agar lebih dikenal luas oleh dunia,” ujar Khofifah.

Selain sektor industri dan pariwisata, kerja sama juga diarahkan pada bidang pendidikan dan riset, termasuk penguatan kapasitas SDM, khususnya aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur guna meningkatkan kompetensi dan inovasi birokrasi.

“Mendapat penguatan tingkat kompetensi dan inovasi bagi ASN melalui BPSDM Jatim,” kata Khofifah.

Di sektor peternakan, Khofifah mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mendorong peningkatan produksi susu sapi guna memenuhi kebutuhan nasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjajaki kerja sama pengadaan bibit sapi perah unggul, termasuk dari Tiongkok yang dinilai memiliki tingkat produktivitas tinggi

See also  Pemkot Surabaya Dorong Penguatan Nilai Sosial Lewat Kampung Pancasila

“Dari berbagai sapi perah di Jatim dari berbagai negara tetapi yang paling tinggi produktivitas saat ini adalah sapi perah asal Tiongkok,” jelasnya.

Khofifah menyebut, satu ekor sapi dalam satu hari bisa menghasikan 50 liter. Hal itu sudah dilihat bagaimana proses pemeliharaan sekaligus proses menjaga produktivitasnya yang per ekor, per hari 50 liter yang sudah ada di Jawa Timur.

“Semoga kita bisa mendapatkan peluang bibit sapi perah dengan produktivitas yang cukup tinggi, 50 liter per ekor per hari,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kedua pihak juga membahas potensi kerja sama dalam pengembangan energi terbarukan, khususnya pemanfaatan panel surya sebagai bagian dari upaya transisi energi dari fosil ke non-fosil. Langkah ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target net zero emission pada tahun 2060.

“Diskusi dan tindak lanjut akan kita maksimalkan dan terus berlanjut,” tegas Khofifah.

Di sela pertemuan, Gubernur Khofifah juga memperkenalkan komoditas unggulan Jawa Timur, seperti durian dan salak, yang telah menembus pasar Tiongkok. Ia pun menekankan perlunya penguatan kapasitas produksi, baik dari sisi kuantitas, kualitas, maupun kontinuitas, guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

“Pertemuan yang sangat produktif saya berharap tindak lanjut kunjungan Dubes membangun penguatan, sinergi dan kolaborasi antara Jatim dan RRT,” ungkapnya.

Sementara itu, Dubes Tiongkok untuk Indonesia HE. Mr. Wang Lutong menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan di Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah. Ia menilai Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai tujuan investasi dan mitra strategis dalam berbagai sektor.

See also  Kepemimpinan Inovatif David P. Sirait Antar TTL Raih Dua Penghargaan BUMN Award 2026

“Hari ini kunjungan kedua saya ke Jawa Timur. Saya menyampaikan apresiasi kepada Ibu Khofifah atas capaian pembangunan yang sangat baik,” katanya.

HE. Mr. Wang Lutong menambahkan, kunjungannya juga berkaitan dengan agenda peletakan batu pertama proyek di sektor pangan serta penjajakan kerja sama lanjutan di bidang energi terbarukan dan pendidikan vokasi. Ia menegaskan bahwa Tiongkok terus mendorong keterlibatan investor untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Jawa Timur.

“Di bidang solar, sudah ada perusahaan yang berinvestasi di Jawa Timur. Kami juga mendorong kerja sama peningkatan SDM melalui pendidikan vokasi,” jelasnya.

Duta Besar Wang Lutong juga menekankan bahwa pihaknya membuka peluang lebih luas bagi investor untuk masuk ke Jawa Timur, termasuk kerja sama industri dan pengembangan tenaga kerja.

“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua pihak,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Sekretaris Kedubes RRT, Konselor bisnis Kedubes RRT Wu Zhiwei, Konsul Jenderal RRT di Surabaya Ye Su, Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT (penerjemah) Luo Jingying, Kepala Dinas DPMPTSP, Kepala Dinas Perdagangan serta Kepala Biro Perekenomian. (KGB)