PemerintahanUmum

May Day 2026, Gubernur Khofifah Ajak Kolaborasi Industri untuk Kesejahteraan Pekerja

333
×

May Day 2026, Gubernur Khofifah Ajak Kolaborasi Industri untuk Kesejahteraan Pekerja

Share this article
Foto biro adpim

ENTERJATIM.COMSURABAYA, 1 MEI 2026 Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan kemajuan industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja –

Hal tersebut sejalan dengan tema May Day 2026, yakni “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” serta tag line “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.

Menurut Gubernur Khofifah, hubungan industri yang harmonis menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“May Day menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan industri yang maju sekaligus memastikan kesejahteraan pekerja,” ujar Gubernur Khofifah di peringatan May Day, di Surabaya, Jumat (1/5).

Ia menegaskan bahwa Pemprov Jatim terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pekerja, sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi dunia usaha.

“Kita ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja. Tidak boleh ada yang tertinggal. Semua harus tumbuh bersama,” tegasnya.

Gubernur Khofifah juga menyoroti pentingnya perlindungan tenaga kerja, termasuk melalui kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan sebagai hak dasar pekerja.

“Perlindungan sosial bagi pekerja adalah hal yang tidak bisa ditawar. Ini merupakan bagian dari upaya kita memastikan pekerja dapat bekerja dengan aman, produktif, dan memiliki jaminan masa depan,” imbuhnya.

See also  Setelah 22 Tahun, RUU PPRT Akhirnya Menuju Paripurna DPR

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menegaskan bahwa produktivitas pekerja merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Untuk itu, peningkatan keterampilan, disiplin kerja, dan adaptasi terhadap teknologi harus terus diperkuat agar tenaga kerja mampu menghasilkan kinerja yang optimal dan berdaya saing tinggi.

Dengan produktivitas yang meningkat, kesejahteraan pekerja juga dapat terdorong secara berkelanjutan serta memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat industri nasional.

Peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia bisa dilakukan industri melalui pelatihan vokasi, upskilling, dan reskilling agar pekerja mampu beradaptasi dengan dinamika industri yang terus berkembang, termasuk di era digitalisasi dan transformasi teknologi.

“Pekerja harus terus ditingkatkan kapasitasnya agar mampu menjawab tantangan industri masa depan. Di sinilah peran kolaborasi menjadi sangat penting,” katanya.

Gubernur Khofifah juga mengapresiasi kontribusi seluruh pekerja di Jawa Timur yang selama ini menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi nyata dalam pembangunan Jawa Timur,” ucapnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah berharap momentum May Day 2026 dapat semakin mempererat hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan.

“Dengan satu tekad dan satu tujuan, kita optimistis dapat mewujudkan kesejahteraan bersama serta mendorong Jawa Timur menjadi provinsi yang semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (KEY)