Umum

Benarkah Nootrophyl Bisa Mencegah Pikun?

272
×

Benarkah Nootrophyl Bisa Mencegah Pikun?

Share this article

ENTERJATIM.COMKuala Lumpur – Jeng Verina dan Den Vincent menghadiri Mass Graduation & National Dementia Awareness Campaign yang berlangsung di Sunway Medical Centre, Kuala Lumpur, pada 6 Agustus 2026.

Keikutsertaan keduanya dalam kegiatan tersebut turut membuka kesempatan untuk mendapatkan informasi langsung dari tenaga medis mengenai demensia, termasuk pertanyaan mengenai penggunaan Nootrophyl atau Piracetam yang kerap dikaitkan dengan fungsi kognitif dan daya ingat.
Pertanyaan tersebut sebelumnya disampaikan oleh salah satu dokter sahabat Den Vincent di Surabaya. Dokter tersebut meminta Den Vincent menanyakan kepada tenaga ahli dalam kegiatan tersebut, apakah Nootrophyl dapat digunakan untuk membantu mencegah pikun dan berapa dosis yang tepat.
Dalam kesempatan makan siang di ruang khusus VIP, Den Vincent duduk satu meja dengan Dr. Prakash, Chair Rotarian Club Metro KL Foundation Mr. Bharat Gorasia, serta Ketua Panitia Rotarian Rubi.
Dalam perbincangan tersebut, Dr. Prakash menjelaskan bahwa pada pasien berusia di atas 70 tahun, penggunaan Nootrophyl dapat dipertimbangkan. Sementara bagi mereka yang berusia di bawah 70 tahun, perlu terlebih dahulu diketahui penyebab gangguan daya ingat maupun faktor kesehatan yang menyertainya.
Menurut penjelasan Dr. Prakash, kondisi seperti diabetes dan hipertensi perlu ditangani dan dikontrol terlebih dahulu hingga stabil. Setelah kondisi tersebut terkendali, dokter dapat mempertimbangkan penggunaan Nootrophyl berdasarkan kondisi masing-masing pasien.
Mengenai dosis, tidak ada satu dosis yang dapat diberlakukan untuk semua pasien. Dosis harus ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien, termasuk berat badan, kondisi kesehatan, serta terutama fungsi ginjal. Informasi produk piracetam juga menunjukkan bahwa dosis perlu disesuaikan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
Karena itu, Nootrophyl tidak dianjurkan digunakan secara mandiri hanya dengan tujuan mencegah pikun. Pemeriksaan dan konsultasi dokter tetap diperlukan untuk menentukan apakah obat tersebut memang dibutuhkan dan berapa dosis yang sesuai.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu momen berbagi informasi kesehatan di sela National Dementia Awareness Campaign, sekaligus mengingatkan pentingnya mengenali faktor risiko demensia dan menangani penyakit penyerta seperti diabetes maupun hipertensi secara tepat.
Dalam foto, tampak Den Vincent duduk bersebelahan dengan Dr. Prakash dalam jamuan makan siang khusus VIP, bersama Mr. Bharat Gorasia dan Ketua Panitia Rotarian Rubi dalam satu meja bundar. (IAW)

See also  Kunjungan Kehormatan Kepala Staf Yordania ke TNI Tegaskan Komitmen Dukungan untuk Gaza