Umum

Surabaya Siaga Antisipasi Super Flu Pemerintah Kota Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

233
×

Surabaya Siaga Antisipasi Super Flu Pemerintah Kota Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Share this article

ENTERJATIM.COMSurabaya – Pemerintah Kota Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.7.1/1001/436.7.2/2026 mengenai kewaspadaan dini terhadap penyakit yang dikenal sebagai super flu akibat virus Influenza A subtipe H3N2 subclade K sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi penyebaran penyakit tersebut. SE ini dikeluarkan untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat serta perangkat pemerintahan tanpa menimbulkan kepanikan di tengah publik.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya Lilik Arijanto menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tertanggal 7 Januari 2026 dan juga berdasarkan data situasi epidemiologi nasional hingga akhir Desember 2025 yang mencatat terdapat 62 kasus influenza tersebar di delapan provinsi, termasuk di Jawa Timur sebagai salah satu wilayah konsentrasi kasus tertinggi.

Lilik Arijanto menyampaikan bahwa virus super flu ini memiliki tingkat penularan yang lebih cepat dan potensi gejala klinis lebih berat dibandingkan influenza musiman biasa sehingga kewaspadaan dini menjadi kunci penting dalam pencegahan. Ia menyatakan bahwa gejala penyakit ini biasanya muncul mendadak, meliputi demam tinggi hingga 39–41 derajat Celsius, nyeri otot dan sendi hebat, rasa lemas signifikan, sakit kepala berat, serta gangguan saluran pernapasan seperti batuk kering dan nyeri tenggorokan.

Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah, tempat kerja, dan ruang publik. Langkah sederhana seperti penggunaan masker di area kerumunan, etika batuk dan bersin, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga kebersihan lingkungan disebut sebagai tindakan efektif mencegah penularan.

See also  Kunjungan Kehormatan Kepala Staf Yordania ke TNI Tegaskan Komitmen Dukungan untuk Gaza

Pemerintah kota juga meminta seluruh OPD, camat, lurah, serta tokoh masyarakat termasuk kader komunitas untuk meneruskan sosialisasi dan pemantauan kondisi kesehatan warga secara kolaboratif di wilayah masing-masing. Masyarakat yang mengalami gejala influenza diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat dan tidak melakukan pengobatan mandiri tanpa pengawasan tenaga kesehatan.

Dengan kebijakan ini Surabaya berharap dapat meningkatkan kesadaran publik sekaligus memperkuat kesiapsiagaan di tengah ancaman varian influenza yang banyak dibicarakan akhir-akhir ini tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat. (AIJ)