LifestylePemerintahanUmum

Gubernur Khofifah Ajak Uzbekistan Kembangkan Wisata Religi Berbasis Sejarah Islam

271
×

Gubernur Khofifah Ajak Uzbekistan Kembangkan Wisata Religi Berbasis Sejarah Islam

Share this article
Dok : Istimewa

ENTERJATIM.COMSURABAYA, 5 April 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan delegasi Uzbekistan yang dipimpin Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Boboev, serta Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (4/4) malam.

Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral antara Jawa Timur dan Uzbekistan, khususnya dalam pengembangan kerja sama di sektor budaya dan wisata religi yang memiliki keterkaitan historis dan spiritual.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur dan Samarkand memiliki hubungan erat yang telah terjalin sejak lama, terutama melalui peran ulama besar dalam penyebaran Islam. Ia menyebut keterkaitan tersebut dapat ditelusuri dari tokoh-tokoh seperti Sunan Giri yang merupakan putra Maulana Ishaq, serta Maulana Malik Ibrahim yang memiliki peran penting dalam dakwah Islam di Jawa.
“Jawa Timur dan Samarkand memiliki keterikatan yang kuat secara historis dan spiritual. Ini menjadi potensi besar untuk pengembangan wisata religi dan pertukaran budaya,” ujar Khofifah.
Delegasi Uzbekistan yang hadir tidak hanya terdiri dari unsur pemerintahan, tetapi juga melibatkan imam dari Masjid Imam Bukhari serta kalangan akademisi. Menyambut hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut menghadirkan alim ulama dari berbagai pondok pesantren guna memperkuat dialog keagamaan dan keilmuan.
Khofifah menambahkan, keterkaitan dengan Imam Bukhari membuka peluang baru bagi masyarakat Jawa Timur untuk melakukan ziarah religi ke makam ulama besar tersebut di Samarkand. Untuk itu, Pemprov Jatim juga melibatkan pelaku industri pariwisata, termasuk agen perjalanan, guna menjajaki potensi kerja sama konkret.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya dukungan konektivitas transportasi, termasuk peluang pembukaan penerbangan langsung dari Indonesia menuju Samarkand atau Tashkent. Menurutnya, konektivitas ini akan memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisata religi.
“Dengan adanya penerbangan langsung, peluang wisata religi akan semakin terbuka, apalagi Jawa Timur memiliki banyak komunitas tarekat yang memiliki keterkaitan historis dengan Samarkand,” katanya.
Di akhir pertemuan, Khofifah menekankan pentingnya tindak lanjut konkret agar kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.
Sementara itu, Gubernur Samarkand Adiz Boboev menyampaikan harapannya agar kunjungan ini menjadi awal penguatan kerja sama antara Samarkand dan Jawa Timur, tidak hanya di bidang budaya dan religi, tetapi juga ekonomi dan pariwisata.
Ia juga mengundang masyarakat Jawa Timur untuk berkunjung ke Samarkand, termasuk berziarah ke makam Imam Bukhari. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Jawa Timur didahulukan sebelum ke Jakarta karena keinginannya untuk berziarah ke makam Maulana Malik Ibrahim.
“Kami berharap hubungan ini membawa manfaat bagi kedua wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (NJL)

See also  Jelang Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Khofifah Rangkul Bunda Ojol dan Jemaah Islamic Center