Umum

Gubernur Khofifah Perkuat Ketahanan Pangan dan Daya Beli Masyarakat Lewat Pasar Murah

285
×

Gubernur Khofifah Perkuat Ketahanan Pangan dan Daya Beli Masyarakat Lewat Pasar Murah

Share this article
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau sekaligus menyapa masyarakat dalam gelaran Pasar Murah di Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya. Program ini menjadi upaya Pemprov Jatim untuk memperkuat daya beli masyarakat, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta mengendalikan inflasi melalui penyediaan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau

ENTERJATIM.COMSURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus memperkuat daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan melalui program Pasar Murah. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Tidak hanya ibu rumah tangga, lansia, remaja hingga anak-anak turut meramaikan pasar murah yang juga menghadirkan berbagai stan UMKM lokal.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pasar murah merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Fokus utama dalam pasar murah adalah memastikan ketersediaan dan keterjangkauan komoditas pokok yang dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar,” kata Khofifah.

Menurutnya, intervensi harga melalui pasar murah menjadi instrumen penting untuk menekan gejolak inflasi, terutama pada komoditas strategis yang sering mengalami fluktuasi harga seperti beras, minyak goreng, gula, cabai merah, dan cabai rawit.

Dalam pelaksanaan pasar murah di Gunung Anyar, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

See also  Gubernur Khofifah Ajak Uzbekistan Kembangkan Wisata Religi Berbasis Sejarah Islam

Selain itu, tersedia telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, daging ayam ras Rp30.000 per kemasan, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta cabai Rp5.000 per 200 gram.

Khofifah mengatakan, pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga berbagai komoditas di pasar agar dapat mengambil langkah intervensi secara cepat apabila terjadi kenaikan harga yang berpotensi memicu inflasi.

“Lewat pasar murah kita ingin memastikan bahwa proses distribusi berbagai kebutuhan pokok, utamanya Minyakita, dapat berjalan lancar. Kita selalu memperbarui data pasar untuk mengetahui komoditas mana yang mengalami kenaikan dan membutuhkan intervensi,” ujarnya.

Khusus untuk pasokan Minyakita, Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus menjalin koordinasi dengan Bulog serta berbagai pemasok untuk menjaga ketersediaan stok dan mencegah terjadinya kelangkaan di pasaran.

“Bagaimana kita melihat keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dengan kelancaran pasokan. Inilah pentingnya pemantauan secara berkala,” tambahnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan harga tetap stabil.

“Sinergitas antara pemerintah dengan pihak terkait adalah kunci utama. Bersama-sama kita pastikan pasokan tetap aman, distribusi berjalan lancar, dan harga kebutuhan pokok tetap stabil,” tegasnya.

Program pasar murah ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Sunarni, salah seorang warga Gunung Anyar, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah karena harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan di pasar umum.

See also  PDIP Surabaya Kirim Bantuan Bencana Sumatera, Wujud Gotong Royong Partai

“Jauh lebih murah. Alhamdulillah saya senang sekali bisa belanja di sini,” katanya.

Hal senada disampaikan Sera, warga Gunung Anyar lainnya, yang datang bersama putranya. Ia bahkan mendapatkan telur gratis dari Gubernur Khofifah saat berkunjung ke lokasi pasar murah.

“Senang sekali bisa dapat telur gratis dari Ibu Gubernur. Semoga sering-sering ada pasar murah seperti ini,” ujarnya.

Melalui program pasar murah yang digelar secara berkala, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap dapat menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat daya beli masyarakat, serta mendukung pengendalian inflasi di tengah dinamika ekonomi dan kebutuhan pokok yang terus berkembang. (FAX)