Bisnis

Tren Nilai Emas Hari Ini Positif, Harga Antam Kembali Naik

312
×

Tren Nilai Emas Hari Ini Positif, Harga Antam Kembali Naik

Share this article

ENTERJATIM.COMSURABAYA, 6 Mei 2026 – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan tipis pada perdagangan Rabu (6/5/2026), setelah dalam beberapa hari terakhir mengalami tekanan. Berdasarkan pembaruan dari gerai Logam Mulia, harga emas Antam tercatat berada di kisaran Rp2.790.000 per gram, naik sekitar Rp30.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga berada di rentang Rp2.580.000 hingga Rp2.665.000 per gram, menandakan adanya perbaikan permintaan di tengah fluktuasi pasar global.

Kenaikan tipis ini terjadi setelah sebelumnya harga emas sempat melemah, dipicu oleh penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga global. Namun, kondisi tersebut mulai berbalik seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.

Pengamat pasar komoditas dari Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira, menilai bahwa volatilitas emas saat ini masih sangat dipengaruhi faktor eksternal.

“Emas masih menjadi instrumen lindung nilai yang kuat. Ketika ketidakpastian global meningkat, investor akan kembali masuk ke emas, sehingga harga cenderung rebound meskipun sempat terkoreksi,” ujar Bhima Yudhistira.

Selain faktor domestik, pergerakan harga emas juga erat kaitannya dengan arah kebijakan bank sentral dunia, khususnya Federal Reserve System (The Fed). Ketidakpastian terkait penurunan atau penahanan suku bunga menjadi sentimen utama pasar.

Dia menambahkan “Selama risiko geopolitik dan ekonomi global belum mereda, emas masih punya potensi naik. Ini momentum bagi investor untuk masuk secara bertahap

See also  Emas Antam Menipis, Pasar Beralih ke Alternatif Lain

Analis dari PT Pegadaian, Damar Wicaksono, menyebut bahwa kondisi ini membuat harga emas bergerak dinamis.

“Investor saat ini wait and see terhadap kebijakan The Fed. Jika suku bunga tetap tinggi, emas bisa tertahan. Tapi jika ada sinyal pelonggaran, harga berpotensi naik lebih kuat,” jelasnya.

Di tengah fluktuasi, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat, terutama di daerah seperti Surabaya dan sekitarnya.

Permintaan emas fisik, khususnya ukuran kecil (0,5–5 gram), dilaporkan masih stabil karena dinilai lebih terjangkau bagi investor ritel.

Dengan kondisi pasar global yang masih diliputi ketidakpastian, harga emas diperkirakan akan tetap bergerak fluktuatif dalam jangka pendek. Namun dalam jangka menengah hingga panjang, tren emas masih dinilai positif. (SFT)