LifestyleUmum

Pelindo Padukan Budaya, Laut, dan Masa Depan dalam Surabaya Vaganza 2026

234
×

Pelindo Padukan Budaya, Laut, dan Masa Depan dalam Surabaya Vaganza 2026

Share this article
Foto : Keindahan bawah laut dan budaya Nusantara berpadu dalam mobil hias Pelindo di Surabaya Vaganza 2026

ENTERJATIM.COMSURABAYA – Mobil hias Pelindo kembali menjadi perhatian publik dalam gelaran tahunan Pawai Bunga dan Parade Budaya Surabaya Vaganza 2026 yang berlangsung di Kota Surabaya, Sabtu (16/5/2026). Tahun ini, Pelindo hadir dengan mengusung tema “Harmony of Ocean”, yang menggambarkan harmoni antara manusia, laut, budaya, dan masa depan lingkungan berkelanjutan.

Mengangkat narasi besar tentang laut sebagai taman kehidupan yang harus dijaga bersama, mobil hias Pelindo tampil memadukan visual spektakuler, filosofi budaya Nusantara, dan pesan pelestarian lingkungan. Konsep tersebut diwujudkan melalui empat elemen utama, yakni The Glowing Coral Garden, The Guardian of the Sea, Batara Baruna, dan Avatar Pandora Forest.

Keindahan bawah laut divisualisasikan lewat The Glowing Coral Garden yang dipenuhi ornamen terumbu karang berkilau dan ragam biota laut. Tampilan itu menggambarkan kekayaan biodiversitas laut Indonesia yang menjadi sumber kehidupan sekaligus aset penting bangsa.

Sementara itu, figur The Guardian of the Sea menjadi simbol kesadaran manusia dalam menjaga kelestarian laut dan lingkungan pesisir. Nuansa budaya Nusantara juga dihadirkan melalui sosok Batara Baruna, yang merepresentasikan nilai-nilai luhur leluhur dalam menjaga keseimbangan alam.

Konsep masa depan ramah lingkungan diwujudkan melalui Avatar Pandora Forest, yang menggambarkan generasi mendatang hidup berdampingan secara harmonis dengan alam. Kehadiran elemen mangrove dalam desain mobil hias turut menjadi simbol pentingnya perlindungan kawasan pesisir sebagai benteng alami lingkungan laut.

See also  TPS Pererat Hubungan dengan Pelanggan Lewat FGD dan Kegiatan Kolaboratif

Sub Regional Head Pelindo Jawa, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan tema “Harmony of Ocean” menjadi refleksi komitmen Pelindo sebagai perusahaan berbasis maritim untuk terus menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

“Sebagai perusahaan yang memiliki keterkaitan erat dengan laut, Pelindo tidak hanya berfokus pada aktivitas ekonomi, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga ekosistem maritim. Melalui tema ini kami ingin mengajak masyarakat melihat laut sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Tidak hanya menghadirkan mobil hias, Pelindo juga melakukan edukasi lingkungan kepada masyarakat melalui aksi plogging di sepanjang rute parade. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye green port yang terus digaungkan perusahaan.

Sekretaris Perusahaan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Erika Asih Palupi, menjelaskan bahwa semangat pelabuhan ramah lingkungan tidak hanya diterapkan di area operasional, namun juga dibawa ke tengah masyarakat.

“Semangat pelabuhan ramah lingkungan tidak hanya kami terapkan di operasional, tetapi juga kami bawa ke tengah masyarakat. Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga laut dimulai dari tindakan sederhana,” jelasnya.

Sebagai simbol dukungan terhadap pelestarian lingkungan, Pelindo juga mempersembahkan tanaman bonsai dan anggrek yang melambangkan keseimbangan antara keindahan, kehidupan, dan keberlanjutan alam.

Partisipasi Pelindo Group yang terdiri dari Pelindo Regional 3, SPTP, TPS, TTL, BJTI, PMS, dan PDS menjadi bentuk nyata kolaborasi perusahaan dalam memadukan budaya, inovasi, dan kepedulian lingkungan. Kehadiran mobil hias “Harmony of Ocean” tidak hanya menjadi hiburan visual bagi masyarakat, tetapi juga media edukasi untuk mengajak publik menjaga laut demi masa depan berkelanjutan. (VUA)